Kampung Halaman part 1 

Posted: Oktober 16, 2016 in Chem-is-Try

(Foto ini diambil di perkebunan bawang merah milik warga bersama teman-teman MT KS 2015 saat berkunjung ke rumah)

Ceritanya lagi rindu kampung halaman, kampung tempat saya dilahirkan. Namanya kampung Ciharashas, letaknya di kaki gunung cikuray dan posisinya paling atas alias paling ujung jadi tidak ada lagi kampung atau pemukiman warga selain kampung ini. Biasanya kampung kami sering dijadikan jalur pendakian buat para pendaki yang mau naik ke gunung cikuray, alasannya jarak tempuhnya lumayan dekat di bandingkan jalur lain tapi medannya lumayan curam. Btw walaupun ketinggian gunung ini lumayan tinggi yaitu 2821 mdpl tapi anak-anak di kampung Ciharashas rata-rata udah pada naik loh sebut saja Rohmayanti dia naik gunung cikuray pada saat kelas 3 SD atau sekitar umur 9 tahun. Saya sendiri dulu mendaki ke gunung cikuray ini pada saat kelulusan kelas 6 SD bersama adik saya yang baru kelas 3 SD juga.

Berhubung kampung ini di kelilingi lereng-lereng gunung cikuray jadi hampir 90 % mata pencahariannya adalah petani, sisanya wiraswasta dan  pegawai negeri walaupun jumlahnya bisa terhitung jari. Dan hampir 99,99 % petani di kampung ini bercocok tanam bawang merah, selain itu biasanya untuk menambah hasil panen biasanya para petani menanami tanaman lain di kebun tersebut (dalam istilah pertanian disebut campur sari) seperti kol, cabe, tomat, kacang tanah, singkong, jagung, bunga kol, terong dll. Selain itu juga para petani disini juga bercocok tanam kentang dan tembakau. Intinya kampung ini dianugerahkan tanah yang subur yang bisa di tanami macam-macam sayuran, tinggal kitanya yang harus banyak bersyukur atas nikmat yang begitu besar dari Allah SWT.

Dari segi sosial kampung ini juga lumayan cukup rukun dimana warganya pasti tahu nama dan rumah warga lain sekalipun antar kampung tidak seperti di komplek di kota-kota besar. Jadi kalau ada yang sakit, melahirkan, meninggal, menikah pasti satu kampung tahu.  

Dari segi infrastruktur kampung Ciharashas ini lumayan maju, contohnya mesjid, lapangan kampung, sekolah dll bangunanya lumayan bagus. Dari segi transportasi trek menuju kampung ini dari kota lumayan susah jadi kalau mau kesini biasanya para tamu membawa kendaraan pribadi atau menggunakan jasa ojeg. Sebenarnya masih banyak yang belum di ceritakan mengenai kampung Ciharashas ini, mungkin lain kesempatan ya heehe. Pokoknya kampung Ciaharashas the best dan ngangenin deh..                              

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s