Inilah Kita”Chemanalyst12″ part 1

Posted: Desember 24, 2014 in Chem-is-Try

jemput-maba-2012-41-small

Part 1 : PPKK dan awal kebersamaan kita

Pagi dimana  seharusnya mata ini masih terlelap  dan tersembunyi dibalik selimut, Hal berbeda saya rasakan ketika itu, suasana ramadhan yang identik dengan tidur setelah sahur, kini tidak saya rasakan karena selama satu minggu ini ada program pengenalan kehidupan kampus yang wajib dilaksanakan oleh semua mahasiswa baru di salah satu Politeknik ternama di kota Bandung. Sebagai anak yang baru pertama kali hidup di perantauan sungguh tidak mudah untuk menjalani itu semua seorang diri seperti bangun dini hari untuk makan sahur, berbuka puasa yang biasa dilakukan bersama keluarga, ibadah sholat teraweh ditambah tugas barang bawaan yang harus di bawa untuk kegiatan tersebut.

Hari pertama PPKK berakhir dengan sangat lama, dimana seharian penuh kita hanya duduk dan mendengarkan orang berbicara di satu ruangan bersama seribu tujuh ratus mahasiswa lainnya. Terlihat orang – orang  mengantuk dan mengeluarkan uap dari mulut mereka dimana oksigen yang seharusnya tersuplai banyak kedalam otak kita pada saat itu terjadi perebutan dan penarikan  molekul – molekul oksigen oleh semua orang yang ada di dalam ruangan, akibatnya orang yang tidak memiliki daya tarik yang kuat terhadap oksigen seperti ikatan hidrogen ataupun gaya vander waals maka orang tersebut akan mengalami metabolisme dan sirkulasi udara yang tidak sempurna di dalam tubuh sehingga mulut kita banyak mengeluarkan uap air sebagai hasil sampingnya. Mungkin satu- satunya hal yang menarik pada hari itu hanya penampilan dari sekelompok orang bersuara merdu saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia dan Politeknik tersebut.

Hari kedua acara tersebut terdengar sedikit menarik dibandingkan hari pertama, dimana seluruh kegiatan pada hari tersebut akan dilakukan di luar ruangan yaitu di jurusan masing-masing. Tak tau kenapa ada sedikit rasa senang untuk mengikuti acara di hari kedua dimana saya akan bertemu dengan keluarga baru saya yang akan bersama selama tiga tahun semasa perkuliahaan dikarenakan prodi yang saya pilih hanya  ada satu kelas.

Hari tersebut dimulai dengan sangat tegang apalagi di suasana pagi yang segar  nan indah. Sekelompok orang berbaju merah berjajar dengan teriakan – teriakannya yang membuat kesegaran dan keindahan di pagi itu seolah-olah terusik jauh dengan pancaran matahari yang ikut mengkontaminasi udara yang sangat sejuk pada saat itu. Ketegangan berlanjut ketika semua orang terkumpul di salah satu lapangan layaknya manusia yang sedang diinterogasi dan dihitung amal perbuatannya di padang mashyar oleh malaikat dan Allah SWT, bedanya pada hari itu adalah yang menginterogasi kita semua adalah orang-orang berbaju merah yang bertolak belakang dengan malaikat yang identik berpakain putih yang di pimpin oleh seorang komandan yang terlihat berkepala botak seperti kita dengan suara yang sedikit samar hingga gelombang- glombang bunyi yang dikeluarkannya tidak tertangkap jelas oleh gendang teling kita.

Selesainya acara tersebut satu persatu kelompok mahasiswa dengan jurusan yang sama disambut oleh sekelompok orang dengan warna yang sama disertai nyanyian dan kata – kata yang diucapkan dengan lantang,beragam dan bersamaan. Awalnya saya bingung tapi tak lama kemudian saya merasakan hal yang takjub dan berbeda dibandingkan kegiatan – kegiatan sebelumnya. Saat itu saya berpikir semacam upacara adat yang dilakukan untuk menyambut anggota baru di jurusan tersebut. Sambil menunggu penjemputan oleh kakak – kakak tingkat sejurusan, saya sempat merasa penasaran dan berbincang dengan teman yang baru kenalan kurang dari sepuluh menit yang lalu mengenai warna kebanggaan jurusan kita yang sama halnya digunakan oleh jurusan lain. Setelah tiba waktunya penjemputan ternyata kita dijemput oleh kakak-kakak berjaket kuning disertai nyanyian dan ucapan – ucapan yang mereka lontarkan secara bersamaan. Perasaan senang dan takjubkan dirasakan kita pada saat itu, bahkan bulu – bulu dan kulit pun ikut bereaksi secara spontan terhadap apa yang kita terima pada saat itu. Senyuman manis dan kecerian pada saat penyambutan yang mereka berikan pertanda kita mempunyai keluarga baru di perkuliahaan nanti.

Energi positive pun terus berlanjut terbukti dengan keceriaan hangat yang dirasakan satu sama lain layaknya  telah terjadi proses esksotermis dari suatu sistem terhadap lingkungannya yang baru. Entah berapa kalor yang telah kita hasilkan pada waktu itu hingga waktu menunjukan bahwa proses termodinamika antara kita harus segera berakhir sementara.

Kegiatan PPKK hari kedua pun berakhir dengan saat indah dan menyenangkan, rasanya kehangatan dan keceriaan akan terus berlanjut bersama keluarga baru saya dengan wajah- wajahnya yang begitu polos  dan siap bergabung menjadi pasukan yellow seperti kakak – kakak kece lainnya.

@Chemanalyst12 ini adalah awal permulaan kebersamaan dan kekeluargaan kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s