Laporan Praktikum Spectronik-20 Penentuan Kadar Cu dalam Cuplikan

Posted: November 5, 2013 in Chem-is-Try

TUJUAN PRAKTIKUM
– Mencari panjang gelombang maksimum

– Mencari konsentrasi Cu dalam cuplikan

DASAR TEORI
Spektrofotometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur absorbansi dengan cara melewatkan cahaya dengan panjang gelombang tertentu pada suatu obyek kaca atau kuarsa yang disebut kuvet. Sebagian dari cahaya tersebut akan diserap dan sisanya akan dilewatkan da nada pula yang di pantulkan. Nilai absorbansi dari cahaya yang dilewatkan akan sebanding dengan konsentrasi larutan di dalam kuvet. Pengabsorpsian sinar ultraviolet atau sinar tampak oleh suatu molekul umumnya menghasilkan eksitasi electron bonding, akibatnya panjang gelombang absorpsi maksimum dapat dikorelasikan dengan jenis ikatan yang ada didalam molekul yang sedang diselidiki. Oleh karena itu spektroskopi serapan molekul berharga untuk mengidentifikasi gugus-gugus fungsional yang ada dalam suatu molekul.

Akan tetapi yang lebih penting adalah penggunaan spektroskopi serapan ultraviolet dan sinar tampak untuk penentuan kuantitatif senyawa-senyawa yang mengandung gugus-gugus pengabsorpsi. Metode spektroskopi sinar tampak berdasarkan penyerapan sinar tampak oleh suatu larutan berwarna. Oleh karena itu metode ini dikenal juga sebagai metode kalorimetri. Hanya larutan senyawa yang berwarna ynag dapat ditentukan dengan metode ini. Senyawa tak berwarna dapat dibuat berwarna dengan mereaksikannya dengan pereaksi yang menghasilkan senyawa berwarna.

Panjang gelombang yang digunakan untuk melakukan analisis adalah panjang gelombang dimana suatu zat memberikan penyerapan paling tinggi yang disebut λmaks. Hal ini disebabkan jika pengukuran dilakukan pada panjang gelombang yang sama, maka data yang diperoleh makin akurat atau kesalahan yang muncul makin kecil. Berikut beberapa data panjang gelombang cahaya tampak.

Berdasarkan hukum Beer absorbansi akan berbanding lurus dengan konsentrasi, karena b atau l harganya 1 cm dapat diabaikan dan ε merupakan suatu tetapan. Artinya konsentrasi makin tinggi maka absorbansi yang dihasilkan makin tinggi, begitupun sebaliknya konsentrasi makin rendah absorbansi yang dihasilkan makin rendah.

PEMBAHASAN
Dalam analisis spektrofotometri langkah pertama yang di lakukan yaitu membuat larutan induk Cu2+ 1000ppm dalam 500ml larutan. Selanjutnya dibuat 6 konsentrasi masing-masing 0 ppm, 10 ppm, 20ppm, 30ppm, 40ppm, dan 50 ppm dalam labu takar 50ml. Di tambahkan 5 ml ammonia pada setiap labu agar terbentuk ikatan senyawa kompleks berwarna biru tua dan konsentrasi Cu dapat terukur. Berdasarkan reaksi :

Cu + 4 NH3 + ½ O2 + H2O → [ Cu (NH3)4 ]2+ + 2 OH-

Setelah itu di buat 2 sampel yang tidak di ketahui konsentrasinya. Selanjutnya mencari panjang gelombang maksimum dari larutan CuSO₄.5H2O 30 ppm, instrument yang digunakan adalah spektrofotometer. Dari percobaan ini, di dapat panjang gelombang maksimum untuk larutan CuSO₄.5H2O 30 ppm adalah pada 610 nm, dan pada absorpsi 0,026. Setelah di dapat panjang gelombang maksimum, di cari absorbansi untuk larutan lain yang memiliki konsentrasi yang berbeda dengan panjang gelombang yang sama yaitu 610 nm. Nilai absorbansinya berturut-turut adalah 0,009; 0,017; 0,026; 0,033; dan 0,041. Nilai absorbansi sebanding dengan konsentrasi larutan.

Setelah itu dilakukan pengukuran absorbansi terhadap 2 sampel yang belum di ketahui konsentrasinya dengan menggunakan alat yang sama dan panjang gelombang yang sama. Untuk sampel 1 di dapat nilai absorbansi sebesar 0,020 dan setelah perhitungan di dapat nilai konsentrasinya yaitu 23,50 ppm. Untuk sampel yang ke dua nilai absorbansinya adalah 0,041 dan nilai konsentrasinya 49,75 ppm.

KESIMPULAN
Nilai λmax yang di gunakan untuk menentukan konsentrasi sampel yaitu 610 nm.
Konsentrasi sampel 1 yaitu 23,50 ppm.
Konsentrasi sampel 2 yaitu 49,75 ppm.
Semakin tinggi konsentrasi maka semakin besar nilai absorbansinya.

Selengkapnya download di ==> LAPORAN SPECTRONIC-20

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s