Waktu  memang berlalu sangat cepat, rasanya baru kemarin sore ngebolang bareng keponakan dan saudara-saudara di kampung halaman dan “ngebolang” menjadi  rutinitas kita setiap minggu jika akhir pekan sudah tiba. Kami memang sudah terbiasa ikut berkebun bersama bapak dan ibu, biasanya dari umur tiga tahun kita sudah dibawa ke kebun jadi sudah tidak asing lagi dengan yang namanya tanah kotor, pupuk, ulet bulu, pohon dan sengatan matahari di siang hari yang bikin kulit item. Tapi kita bahagia kok, seenggaknya di umur kita yang masih kecil kita sudah terbiasa dengan kegiatan bercocok tanam di kebun. Biasanya ketika berangkat ke kebun kita mebawa pupuk dan bibit yang akan di tanam. Begitupula kalau waktu panen tiba biasanya anak-anak disini membantu orangtuanya buat mebawa hasil panennya. Selain itu kita juga di ajarkan bagaimana cara menanam yang baik dan memeliharanya sampai sayuran atau yang kita tanam siap di panen. Kata bapak “ Kita harus di ajarin cara bercocok tanam yang baik dari usia dini karena memang mayoritas penduduk sini bermata pencaharian sebagai petani, walaupun bapak berharap agar anaknya bisa sekolah yang tinggi dan tidak bekerja di kebun kayak bapak. Katanya sih biar gak panas-panasan kayak mereka”  I still remember when I was child he told me so, and  I believe every parents hope the best for theirs children. 
Balik lagi ke “ngabolang”, kali ini tempat yang kita jelajahin adalah keramat. Biasanya orang sini sebut  “karamat”, kenapa disebut karamat karena tempat ini ada kuburan keramatnya, katanya sih kuburan nenek moyang alias karuhun, ada juga yang bilang kuburan pada masa penjajahan belanda. Entahlah mana yang benar soalnya gak pernah ada arkeolog yang datang kesini buat menelitinya hehe. Dan yang pasti kita ngebolang kesini bukan untuk ziarah minta harta karun dan semacamnya, hehe tapi melainkan karena tempatnya yang bagus dan indah, Jadi keramat ini bukit yang menyerupai gunung kecil, pokoknya semacam gunung tapi kecil, nah di puncaknya ada tempat yang lumayan luas buat main dan melihat pemandangan sekitar yang bisa kelihatan dari atas sana. Selain ada beberapa kuburan, disana juga ada saungnya loh lumayan gede, biasanya kalo hari libur banyak yang ngecamp atau hanya sekedar piknik dan makan bareng alias botram. Pokoknya dari kecil sampai sekarang sudah gak keitung berapa kali main kesana, dulu waktu kecil sama rombongan mengaji pernah di datengin monyet dan di kejar-kejar sampai rumah, waktu itu semua orang histeris pada nangis, untungnya gak kenapa-kenapa hehe. Walaupun begitu pokoknya gak pernah kapok buat main kesana dan terakhir setaun yang lalu main kesana bareng keponakan dan saudara-saudara di kampung sekitar 8 orangan. Semuanya anak kecil, ada yang belum sekolah juga tapi mereka pada kuat naik gunung hampir satu jam dari rumah.  Oh iya selain karamat masih banyak tempat yang udah pernah kita kunjungi juga, ada curug cigandi, pamancar, pamumbusan (werkip) dan banyak lagi, semuanya ada di kaki gunung cikuray deket rumah, jadi kalo kalau mau main kesana gak usah repot-repot ngeluarin banyak uang. Hehe

Dan yang pasti buat kalian yang tinggal di kampung jangan pernah malu ataupun minder, karena pergaulan dan gaya hidup di kampung itu masih natural alias alamiah. Dan jangan lupa jaga terus kelestarian lingkungan sekitar ya, jangan menebang pohon sembarangan biar alam kita tetap terjaga.

Pelepasan Pensiunan Div Quality Control & Promotor tahun 2016″ oleh Serikat Karyawan Krakatau Steel unit QC & P.

Semacam inaugurasi, dan waktu itu jadi panitia 3 tahun berturut-turut kebagian logistik terus. Jadi bisa dibilang pada acara ini ada sedikit peningkatan bisa pegang kayak ginian walaupun resikonya jadi jarang kena shoot kamera. 

Acaranya agak sedikit berbeda dengan inaugurasi , kalo yang ini agak sedikit formal dan durasinya lumayan singkat di bandingkan inaugurasi yang acaranya semalaman penuh. Tapi keduaanya memiliki beberapa persamaan seperti pemberian souvenir kepada para pensiunan/alumni, begitupun juga hiburannya hampir sama ada acara nyanyi-nyanyi dari para biduan organisasi walaupun di acara kali ini ada bintang tamu yang lumayan menghibur para tamu. 

Diacara ini juga ada penghargaan kepada anak karyawan yang berprestasi mulai dari SD, SMP, sampai SMA yang menurut saya tidak dilakukan di semua SKKS Unit dan bisa jadi unit ini adalah vioneernya.

Intinya acara pelepasan pensiunan ini adalah  sebagai penghargaan dari SKKS unit maupun divisi kepada para purna bakti yang telah berkontribusi terhadap kemajuan perusahaan selama kurun 32 tahun.

Singkat cerita kalo dulu jadi panitia 3 tahun berturut-turut terus jadi tamu/alumni yang akan dilepas, lalu sekarang harus jadi panitia  selama 32 tahun berturut-turut kemudian jadi tamu undangan sebagai para pensiunan??

Wallahualam, belum memikirkan sejauh itu yang pasti sebagai karyawan baru perusahaan yang digadang-gadang menjadi generasi bangkit KS kedepannya kita harus bekerja lebih giat lagi,  bekerja semaksimal mungkin dan terus belajar dari para senior biar proses transfer knowledge bisa dilaksanakan dengan baik.

 *inaugurasi adalah acara pelepasan alumni Polban oleh Himpunan masing-masing.

Kampung Halaman part 1 

Posted: Oktober 16, 2016 in Chem-is-Try

(Foto ini diambil di perkebunan bawang merah milik warga bersama teman-teman MT KS 2015 saat berkunjung ke rumah)

Ceritanya lagi rindu kampung halaman, kampung tempat saya dilahirkan. Namanya kampung Ciharashas, letaknya di kaki gunung cikuray dan posisinya paling atas alias paling ujung jadi tidak ada lagi kampung atau pemukiman warga selain kampung ini. Biasanya kampung kami sering dijadikan jalur pendakian buat para pendaki yang mau naik ke gunung cikuray, alasannya jarak tempuhnya lumayan dekat di bandingkan jalur lain tapi medannya lumayan curam. Btw walaupun ketinggian gunung ini lumayan tinggi yaitu 2821 mdpl tapi anak-anak di kampung Ciharashas rata-rata udah pada naik loh sebut saja Rohmayanti dia naik gunung cikuray pada saat kelas 3 SD atau sekitar umur 9 tahun. Saya sendiri dulu mendaki ke gunung cikuray ini pada saat kelulusan kelas 6 SD bersama adik saya yang baru kelas 3 SD juga.

Berhubung kampung ini di kelilingi lereng-lereng gunung cikuray jadi hampir 90 % mata pencahariannya adalah petani, sisanya wiraswasta dan  pegawai negeri walaupun jumlahnya bisa terhitung jari. Dan hampir 99,99 % petani di kampung ini bercocok tanam bawang merah, selain itu biasanya untuk menambah hasil panen biasanya para petani menanami tanaman lain di kebun tersebut (dalam istilah pertanian disebut campur sari) seperti kol, cabe, tomat, kacang tanah, singkong, jagung, bunga kol, terong dll. Selain itu juga para petani disini juga bercocok tanam kentang dan tembakau. Intinya kampung ini dianugerahkan tanah yang subur yang bisa di tanami macam-macam sayuran, tinggal kitanya yang harus banyak bersyukur atas nikmat yang begitu besar dari Allah SWT.

Dari segi sosial kampung ini juga lumayan cukup rukun dimana warganya pasti tahu nama dan rumah warga lain sekalipun antar kampung tidak seperti di komplek di kota-kota besar. Jadi kalau ada yang sakit, melahirkan, meninggal, menikah pasti satu kampung tahu.  

Dari segi infrastruktur kampung Ciharashas ini lumayan maju, contohnya mesjid, lapangan kampung, sekolah dll bangunanya lumayan bagus. Dari segi transportasi trek menuju kampung ini dari kota lumayan susah jadi kalau mau kesini biasanya para tamu membawa kendaraan pribadi atau menggunakan jasa ojeg. Sebenarnya masih banyak yang belum di ceritakan mengenai kampung Ciharashas ini, mungkin lain kesempatan ya heehe. Pokoknya kampung Ciaharashas the best dan ngangenin deh..                              

CpVmKIOUIAANLYyAjang olahraga dan seni “ Olimpiade Quality Fun Games” secara resmi telah dimulai. Acara ini di adakan oleh divisi Quality Control & Promotor dalam rangka memperingati HUT RI yang ke 71 dan HUT KS yang ke 46. Sebanyak 4 cabang olahraga, 3 permainan tradisional dan Lomba Karaoke (QC idol) akan memeriahkan rangakain acara tersebut selama 3 minggu kedepan. Seperti yang disampaikan Muhamad Yunus ketua panitia acara ini dalam laporannya (8/8) mengatakan bahwa pertandingan ini akan berlangsung dari tanggal 8 Agustus hingga 2 September 2016 dan diikuti oleh lima Dinas ( QC HR, QC BF,QC CR, QC ISM, Lab Kimia) serta staff divisi.

Pembukaan “ Olimpiade Quality Fun Games”ini berlangsung meriah dan  dibuka langsung oleh Cahyo Antarikso selaku manager QC & Promotor di lapangan Volly Lab Mekanik HSM. “ Ajang ini merupakan kegiatan yang dapat memupuk kekompakan dan sportifitas antar dinas, juga sebagai ajang pencarian bakat  dari pemain muda divisi kita, di acara ini kita bisa ketawa bareng, fun dan diharapkan kekeluargaan antar dinas kita semakin dekat” Pungkas Manager QC & P sekaligus penanggung jawab acara ini dalam sambutannya senin sore tadi .

Setelah diakhiri dengan parade dari setiap kontingen, acara pembukaan “ Olimpiade Quality Fun Games” ini dilanjutkan dengan pertandingan bola volli dari grup A yang mempertandingkan 3 dinas yaitu QC BF, QC HR dan Staff Divisi. Tri Harsono dkk tampil memukau dan membawa QC HR keluar sebagai juara grup A setelah menang berturut-turut melawan QC BF dan staff Divisi dalam straight games.

Berikut ini hasil lengkap pertandingan  bola volli grup A:

Staff Divisi vs Dinas QC HR : 20-25 16-25

Staff Divisi vs Dinas Lab BF : 25-19 25-11

Dinas QC HR vs Dinas Lab BF : 25-13 25-11

Pertandingan bola volli grup B akan mempertandingkan antara Dinas QC CR, Dinas QC ISM dan Dinas Lab Kimia besok petang (9/8).

99001207(AM)

 

jemput-maba-2012-41-small

Part 1 : PPKK dan awal kebersamaan kita

Pagi dimana  seharusnya mata ini masih terlelap  dan tersembunyi dibalik selimut, Hal berbeda saya rasakan ketika itu, suasana ramadhan yang identik dengan tidur setelah sahur, kini tidak saya rasakan karena selama satu minggu ini ada program pengenalan kehidupan kampus yang wajib dilaksanakan oleh semua mahasiswa baru di salah satu Politeknik ternama di kota Bandung. Sebagai anak yang baru pertama kali hidup di perantauan sungguh tidak mudah untuk menjalani itu semua seorang diri seperti bangun dini hari untuk makan sahur, berbuka puasa yang biasa dilakukan bersama keluarga, ibadah sholat teraweh ditambah tugas barang bawaan yang harus di bawa untuk kegiatan tersebut.

Hari pertama PPKK berakhir dengan sangat lama, dimana seharian penuh kita hanya duduk dan mendengarkan orang berbicara di satu ruangan bersama seribu tujuh ratus mahasiswa lainnya. Terlihat orang – orang  mengantuk dan mengeluarkan uap dari mulut mereka dimana oksigen yang seharusnya tersuplai banyak kedalam otak kita pada saat itu terjadi perebutan dan penarikan  molekul – molekul oksigen oleh semua orang yang ada di dalam ruangan, akibatnya orang yang tidak memiliki daya tarik yang kuat terhadap oksigen seperti ikatan hidrogen ataupun gaya vander waals maka orang tersebut akan mengalami metabolisme dan sirkulasi udara yang tidak sempurna di dalam tubuh sehingga mulut kita banyak mengeluarkan uap air sebagai hasil sampingnya. Mungkin satu- satunya hal yang menarik pada hari itu hanya penampilan dari sekelompok orang bersuara merdu saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia dan Politeknik tersebut.

Hari kedua acara tersebut terdengar sedikit menarik dibandingkan hari pertama, dimana seluruh kegiatan pada hari tersebut akan dilakukan di luar ruangan yaitu di jurusan masing-masing. Tak tau kenapa ada sedikit rasa senang untuk mengikuti acara di hari kedua dimana saya akan bertemu dengan keluarga baru saya yang akan bersama selama tiga tahun semasa perkuliahaan dikarenakan prodi yang saya pilih hanya  ada satu kelas.

Hari tersebut dimulai dengan sangat tegang apalagi di suasana pagi yang segar  nan indah. Sekelompok orang berbaju merah berjajar dengan teriakan – teriakannya yang membuat kesegaran dan keindahan di pagi itu seolah-olah terusik jauh dengan pancaran matahari yang ikut mengkontaminasi udara yang sangat sejuk pada saat itu. Ketegangan berlanjut ketika semua orang terkumpul di salah satu lapangan layaknya manusia yang sedang diinterogasi dan dihitung amal perbuatannya di padang mashyar oleh malaikat dan Allah SWT, bedanya pada hari itu adalah yang menginterogasi kita semua adalah orang-orang berbaju merah yang bertolak belakang dengan malaikat yang identik berpakain putih yang di pimpin oleh seorang komandan yang terlihat berkepala botak seperti kita dengan suara yang sedikit samar hingga gelombang- glombang bunyi yang dikeluarkannya tidak tertangkap jelas oleh gendang teling kita.

Selesainya acara tersebut satu persatu kelompok mahasiswa dengan jurusan yang sama disambut oleh sekelompok orang dengan warna yang sama disertai nyanyian dan kata – kata yang diucapkan dengan lantang,beragam dan bersamaan. Awalnya saya bingung tapi tak lama kemudian saya merasakan hal yang takjub dan berbeda dibandingkan kegiatan – kegiatan sebelumnya. Saat itu saya berpikir semacam upacara adat yang dilakukan untuk menyambut anggota baru di jurusan tersebut. Sambil menunggu penjemputan oleh kakak – kakak tingkat sejurusan, saya sempat merasa penasaran dan berbincang dengan teman yang baru kenalan kurang dari sepuluh menit yang lalu mengenai warna kebanggaan jurusan kita yang sama halnya digunakan oleh jurusan lain. Setelah tiba waktunya penjemputan ternyata kita dijemput oleh kakak-kakak berjaket kuning disertai nyanyian dan ucapan – ucapan yang mereka lontarkan secara bersamaan. Perasaan senang dan takjubkan dirasakan kita pada saat itu, bahkan bulu – bulu dan kulit pun ikut bereaksi secara spontan terhadap apa yang kita terima pada saat itu. Senyuman manis dan kecerian pada saat penyambutan yang mereka berikan pertanda kita mempunyai keluarga baru di perkuliahaan nanti.

Energi positive pun terus berlanjut terbukti dengan keceriaan hangat yang dirasakan satu sama lain layaknya  telah terjadi proses esksotermis dari suatu sistem terhadap lingkungannya yang baru. Entah berapa kalor yang telah kita hasilkan pada waktu itu hingga waktu menunjukan bahwa proses termodinamika antara kita harus segera berakhir sementara.

Kegiatan PPKK hari kedua pun berakhir dengan saat indah dan menyenangkan, rasanya kehangatan dan keceriaan akan terus berlanjut bersama keluarga baru saya dengan wajah- wajahnya yang begitu polos  dan siap bergabung menjadi pasukan yellow seperti kakak – kakak kece lainnya.

@Chemanalyst12 ini adalah awal permulaan kebersamaan dan kekeluargaan kita.

   Kalo berbicara mengenai ajang pencarian bakat, tentunya hampir setiap stasiun televisi mengadakan acara yang satu ini. Konten dan jenis bakat pun sangat beragam dimulai dari menyanyi, dance, main musik, ngelawak, modelling dan banyak lagi bakat -bakat lainnya. Namun rata -rata banyak acara pencarian bakat yang lebih condong ke menyanyi contohnya RCTI yang memiliki banyak ajang pencarian bakat menyanyi dan melahirkan penyanyi-penyanyi yang memiliki talenta luar biasa di Indonesia.

Disini kita mau bahas artis atau penyanyi yang masih eksis di dunia entertainer walaupun hanya 5 dari 100 kontestan yang masih bertahan di belantara industri musik Indonesia.Berikut ini 10 artis yang paling eksis setelah ajang pencarian bakat selesai :

1. Angel Pieters (Idola Cilik)

2. Judika (Indonesia Idol)

3.Citra Scholastika (Indonesian Idol)

4. Bastian (Idola Cilik)

5. Fatin Shidqia ( X Factor)

6. Delon (Indonesian Idol)

7. T2 (AFI)

8.Gisel (Indonesian Idol)

9.Regina (Indonesian Idol)

10. Husein Alatas (indonesian Idol)

3.

capture-20141222-141400

Gambar  —  Posted: Desember 22, 2014 in Chem-is-Try

capture-20141222-140919

Gambar  —  Posted: Desember 22, 2014 in Chem-is-Try

Listening to Can’t Keep My Hands Off You (feat. Rivers Cuomo) by Simple Plan with simple

Preview it on Path

Good song

Listening to Crazy by Simple Plan with sendiri

Preview it on Path