Gugus Fungsi Senyawa Karbon

Posted: April 25, 2013 in Chem-is-Try

GUGUS FUNGSI SENYAWA KARBON

Banyak senyawa karbon yang mempunyai kemiripan sifat yang dapat diketahui dari reaksi-reaksinya. Hal ini disebabkan oleh gugus fungsional yang terdapat dalam molekul senyawa karbon. Gugus fungsional adalah kelompok atom yang memberikan beberapa sifat kimia yang khas dari senyawa yang molekulnya mengandung gugus tersebut.

 

Gugus fungsi senyawa karbon

GUGUS

GOLONGAN

RUMUS UMUM

 - OH Alkohol / alkanol R – OH
 - O - Alkohol alkana (eter) R – O – R
   O

-  C – H

 

Alkanal (aldehid)

      O

R – C – H

   O

-  C -

 

Alkanol (keton)

      O

R – C – R

   O

-  C – OH

 

Asam karboksilat (asam alkanoat

         O

R  –  C   -   OH

   O

- C – O -

 

Alkil alkanoat (ester)

         O

R –  C – O – R

 

A. ALKOHOL / ALKANOL

Adalah senyawa karbon alifatik yang salah satu atom H dari alkananya diganti oleh gugus hidroksil (-OH)

 

Rumus umum           CnH2n+1 OH       R – OH

Molekul             Struktur

 

 

Nama alkohol merupakan deret homolog dengan mengganti akhiran – ana (pada alkana)

dengan akhiran “-ol”

Contoh : C3H7OH = Propanol (Propil alkohol)

 

Jenis-jenis alkohol :

1. Alkohol primer (gugus OH terikat pada atom C primer)

Struktur R – CH2 – OH

2. Alkohol sekunder (gugus OH terikat pada atom C sekunder)

 

Struktur  :                    R

C – OH

R

3. Alkohol tersier (gugus OH terikat pada atom C tersier)

Struktur :                     R

R – C – OH

R

 

Untuk membedakan alkohol primer, sekunder, dan tersier dapat dilakukan dengan oksidasi dengan oksidator  / KmnO4, H2CrO4, K2CrO7 atau O2.

Berdasarkan hasil oksidasi maka :

  1. Alkohol primer jika atom C yang mengikat OH masih mempunyai 2 atom H
  2. Alkohol sekunder jika atom C yang mengikat OH mempunyai 1 atom H
  3. Alkohol tersier jika atom C yang mengikat OH tidak mempunyai atom H

 

Sifat-sifat alkohol

  1. Semua alkohol berwujud cair pada suhu normal dengan massa jenis sekitar 0,8 gr cm.
  2. Mempunyai titik didih yang tinggi
  3. Dapat larut dalam air
  4. Dapat bereaksi dengan natrium membentuk Na alkoksida (2CH3ONa) dan gas hidrogen

Contoh : 2CH3OH + 2Na →2CH3ONa + H2 metanol

  1. Dapat bereaksi dengan fasfor trihalida membentuk alkil halida.

3C2H5OH + PCl3 →3C2H5Cl + H3PO3

  1. Bila alkohol dan H2SO4 dipanaskan bersama dapat mengalami reaksi dehidrasi yang dapat menghasilkan eter dan alkena

7   Dapat bereaksi dengan asam karbosilat membentuk ester

 

Tata Nama Alkohol

  1. Rantai karbon terpanjang merupakan nama alkohol dan harus mengikat gugus hidroksil (-OH)

 

  1. Atom C yang mengikat OH harus mempunyai nomor serendah mungkin

 

  1. Rantai C cabang harus diberi nomor sedekat mungkin terhadap atom C yang mengikat gugus hidroksil (-OH)

 

Contoh :               m       l       k     j

CH3 – CH2 – CH – CH3                         (2-butanol)

OH

 

 

l        l      j

CH3 – CH – CH2 – OH    (2metil-1-propanol)

CH3

 

 

 

Kegunaan Alkohol

Senyawa-senyawa alkohol digunakan sebagai pelarut, pembersih karat logam, bahan baku parfum, bahan baku spirtus, bahan baku rayon, obat anti septik, campuran minuman keras, bahan bakar (gasohol = bensin + etanol), bahan baku serat sintetik, dan lain-lain

 

Pembuatan Alkohol

Pembuatan alkohol dalam bidang industri dibuat dengan mereaksi gas CO dengan gas H2 pada tekanan 200 atm dan suhu 400o

 

CO(g) + 2H2(g) Cr2O4ZnO   CH3OH

(metanol)

 

Cara lain yang digunakan untuk memperoleh alkohol (etanol) adalah dengan cara fermentasi    (peragian) pada beberapa bahan yang mengandung karbohidrat.

 

2(C6H10O5)n + nH2O   enzim diastase   nC12H22O11

Amilum                                    maltosa

 

C12H22O11 + H2O enzim maltase    2C6H12O6

Maltosa                                       glukosa

 

C6H12O6 enzim zimase 2C2H5OH + 2CO2

Glukosa                                 etanol

 

Polialkohol

Polialkohol adalah senyawa yang mengandsung lebih dari satu gugus –OH terdiri dari :

Etilen glikol, dibiat dari oksidasi etena dan proses hidrolisis pada suhu 250oC dengan katalis

logam perak.

 

CH2 = CH2 (O) + H2O  CH2OH – CH2OH

 

Etilen glikol, digunakan sebagai campuran air radiator kendaraan bermotor agar tidak membeku pada suhu di bawah 0oC dan merupakan bahan baku serat sintetik (tetoron).

Gliserol, dihasilkan reaksi pembuatan sabun yang digunakan sebagai pelarut obat-obatan dan kosmetika dan merupakan bahan baku bahan peledak nitrogliserin

 

CH2 – OH

CH – OH

CH2 – OH

(gliserol)

 

Isomer Alkohol

Alkohol mempunyai keisomeran posisi dan isomer optik.

Contoh isomer posisi Alkohol.

OH

CH3 – CH2 – CH2 – OH dengan CH3 – CH – CH3

1- propanol                                        2-propanol

 

 

Contoh isomer optik alkohol

 

d-2-butanol                                                                  l-2-butanol

 

OH                                                                                 H

│                                                                                    │

CH3 – CH2 – C – CH3                                                   CH3 – CH2 – C – CH3

│                                                                                    │

H                                                                                 OH

 

B. ETER (Alkoksi Alkana)

Adalah senyawa karbon dimana terdapat gugus fungsi – O – terikat pada dua gugus alkil yang sama atau berbeda

 

 

Rumus-rumus eter     CnH2n+1 – O –  CnH2n+1                    R – O – R

Molekul                                 struktur

 Contoh : CH3 – O – CH3 = metoksimetana (dimetil eter)

 

Sifat-sifat eter

  1. Mudah menguap dan sukar larut dalam air
  2. Sukar bereaksi sehingga sering digunakan sebagai pelarut organik
  3. Dapat bereaksi dengan asam-asam halida (Hl dan HBr) membentuk alkohol dan alkil halida

 

R – O – R +        H           →  ROH      +        RX

Eter          asam halida       alkohol            alkil halida

 

Gugus alkil panjang membentuk alkohol dan gugus alkil yang pendek membentuk alkil halida

 

Tata Nama Eter

  1. Etoksi etana digunakan sebagai pelarut dan obat bius.
  2. Metil tertier butil eter (MTB) digunakan untuk menggantikan TEL dalam bensin

 

Isomer Eter

Eter merupakan isomer fungsi dari alkohol karena mempunyai molekul yang sama  (atom C dan atom H) Yaitu : CnH2n+2 + O        

 

Contoh :  CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3                              Metil propil Eter

 

CH3 – C – O – CH2 – CH3                                      Dietil Eter

CH3 – O – CH – CH3                                    Metil isopropil Eter

 

 

CH3

 

 

 

 

 

 

C. REAKSI IDENTIFIKASI UNTUK MEMBEDAKAN ALKOHOL DAN ETER.

 

 

ALKOHOL

ETER

  1. Bereaksi dengan logam Na

R – O – H + Na  →

 

R – O – Na + ½ H2

2. Bereaksi dengan PX3

R – OH + PX3  →

R – X + P(OH) 3

 

  1. Dapat dioksidasi oleh K2Cr2O7

lingkungan asam

Alkohol primer + (O)  → aldehid + air

Aldehid + (O)  →   asam alkanoat

  1. Tidak bereaksi dengan logam Na

R – O – R’ + Na   /

 

 

  1. Tidak berteaksi dengan PX3

R – O – R’ + PX3    /

 

 

  1. Tidak dapat dioksidasi

R – O – R’ + (O)     /

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s